jump to navigation

Kelinci dan Pemangsa

Kelinci dan Pemangsa !!

Semalam gue mendapat ilmu yang sangat berharga dari sebuah selebaran artikel yang gue dapetin di TGA bookstore. Tadinya gue gak menghiraukan selebaran itu, gue cuma masukin ke tas kantor. Karena udah lumayan malam dan TGA pun mau tutup, gue putuskan untuk pulang. Setelah sampai rumah, gue coba lihat lagi selebaran itu dan ada artikel singkat disana. Karena penasaran, gue baca deh artikel itu. Berikut share cerita artikel itu….

 

Disebuah hutan hidup seekor kelinci yang kecil dan lucu. Di pagi hari, dia memutuskan untuk jalan-jalan berkeliling hutan. Tiba-tiba dia bertemu dengan seekor rubah. Rubah itu berusaha menyergap sang kelinci. Tentunya sang rubah ingin memangsa sang kelinci. Ketika hendak memangsa, sang kelinci berkata “Hey rubah, jangan mentang-mentang kamu besar lalu kamu bisa memangsa aku seenakmu sendiri, kalu berani ayo kita bertarung dirumahku, didalam liang”. Tanpa ragu si rubah berkata “Ayo, siapa takut..Aku akan meladeni kemauanmu”. Dan bertarunglah mereka didalam liang sang kelinci. Tidak sampai 10 menit, sang kelinci keluar sambil membawa daging paha rubah ditangannya dan merasa puas karena telah mengalahkan sang rubah.

 

Siang harinya sang kelinci berjalan-jalan lagi berkeliling hutan. Dasar sial, kali ini sang serigala yang menghampirinya dan hendak memangsanya. Sang kelinci yang tak berdaya berkata demikian “Hey serigala yang sombong, kalau berani kita bertarung di liangku”. Dan sang serigala pun menjawabnya “Sialan kau, sombong sekali kamu.. hewan kecil kaya kamu bisa apa.. Ayo, kita bertarung GPL (maksudnya ga pake lama).” Dan mereka berdua pun menuju liang kelinci dan bertarung disana. 15 menit kemudian berselang, sang kelinci pun keluar dari liangnya sambil tertawa puas memegang paha sang serigala..

 

Sore harinya, lagi-lagi sang kelinci berjalan-jalan ke hutan dan memang sudah sial dari pagi, kali ini sang kelinci bertemu dengan beruang.. Sama dengan kejadian pagi dan siang, sang beruang pun hendak memangsa sang kelinci. Sang kelinci berkata “Hoy beruang, kalo berani, kita bertarung di liangku”. Sang beruang pun menjawab “Heh kelinci lemah, walaupun ada 100 kelinci di liangmu aku gak takut. Ayo kita bertarung sekarang”. Dan mereka berdua menuju liang kelinci. Setelah 30 menit sang kelinci keluar dan membawa tulang paha beruang sambil tertawa.

 

Ketika hari sudah malam, sang kelinci pun menepuk tangannya 3 kali sambil berkata “ Hari sudah malam, ayo keluar”. Dan dari liang kelinci keluar seekor harimau. Setelah itu sang harimau berkata “Senang bekerja sama denganmu..” Sang kelinci menjawab “Sama-sama.. Besok mari kita bekerja sama lagi..”

 

Moral dari cerita diatas,

Sebaiknya kita tidak meremehkan hal-hal kecil atau orang lain yang selama ini kita pandang rendah.. Karena kalau mereka bekerja sama dengan orang lain yang lebih kuat maka berabelah kita.

Waktu baca cerita itu, gue jadi ingat suatu kalimat yang pernah gue lihat di baju seorang mahasiswa. Never underestimate the power of stupid people in large group”. Intinya, pasti bisa menyimpulkan sendiri kan? Oke deh.. Sekian untuk hari ini.. 22.35 WIB 140109 -iped-

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: